Jan
mungkin basi kalo aku nulis tentang tahun baru masehi 2008 yang sudah lewat sepuluh hari lalu. karena buat aku, yang namanya tahun baru ga berarti apa-apa. dari 2007 ke 2008, hanya perubahan angka aja kan? setiap hari angka juga berubah. herannya, kenapa setiap detik-detik perubahan angka itu orang-orang suka ga jelas. pesta-pesta ga jelas, memenuhi jalanan dengan membunyikan suara-suara yang nggak penting, nonton konser akhir tahun yang lagunya “itulagi-itulagi”. bener-bener wasting time and money. sebegitunya, sampai banyak orang yang menganggarkan uangnya khusus untuk merayakan perubahan angka itu. kalo saya tanya, emang penting gitu tahun baru? jawabnya : penting lah, kita kan masih muda. pueeffh,, aku juga masih 22 dan ga kepikiran tahun baru harus kayak gitu, intinya sih nggak penting banget karena tahun baru masehi adalah perayaan bagi orang-orang pagan [penyembah berhala]
merayakan -hanya- perubahan angka dengan cara-cara ga jelas begitu seolah-olah mereka sudah pasti ada perubahan yang jauh lebih baik di tahun depannya.
dan hari ini adalah tahun baru islam 1429H, yang kalah meriahnya dengan tahun baru masehi. sebagai muslim, harusnya semalam kita merayakan pergantian tahun itu. namun jangan hanya seremonial belaka, tapi kita jadikan sebagai momen untuk berdoa [ingat, masih banyak bencana di sekitar kita], buat resolusi dan refleksi diri satu tahun tarakhir, juga jangan lupa bersyukur kita masih hidup di bumi yang umurnya ribuan tahun ini. ingatlah sejarah tahun baru hijriyah dimana Rasulullah Muhamamd SAW melakukan hijrah dari mekkah ke madinah. semangat hirah dan semangat persaudaraan islam itulah yang semestinya kita teladani.
beruntung semalam ada sedikit kemeriaahan. beberapa kembang api telihat di langit depan rumah kami, bersamaan dengan rombongan anak-anak TPA yang keliling kampung melafalkan shalawat sambil membawa obor. jadi ingat waktu kacil dulu,kata hani. kalo aku, ingat setiap suro gini budhe selalu buat bubur suro. enyak enyak enyak
Di tengah anak-anak bershalawat nggak sengaja aku dengar anak tetangga tanya sama ibunya, ma ada apa sih kok rame? kakaknya jawab, ini tahun baru islam, ye orang islam kok ga tau sih.. hihihihih mengenaskan ya. anak sekarang lebih tau tahun baru masehi daripada tahun baru hijriyah
well, selamat tahun baru hijriyah, selamat membuat resolusi, mengevaluasi dan bersyukur
