15
Jul

well,

mo update kabarnya Biyu. sabtu minggu lalu sakit lagi :( . awalnya menci dan demam. sampe sabtu sore 8 kali mpup dengan tekstur bubur lalu cair dan ada titik-titik spt darah. aku bawa ke RS. kata dokter : dipantau terus beri asupan cairan yang banyak

sabtu malam jam 10, terbangun dari tidur dan mpup, tekstur  cair dan berdarah.. oh nooo… aku mulai panik. langsung siap2 dan bawa ke RS lagi. disarankan rawat inap. aku ho oh aja. ga mau ambil resiko deh klo udah kayak gini.. mpup berdarah salah satu tanda kegawatdaruratan pada anak kan..

hasil tes lab fesesnya salah tiga yang bunda inget :
- jamur : positif
- lekosit : penuh (normal 1-3)
- amoeba : negatif
saat bunda tanya ini disentri kah? DSA menjawab mengarah ke disentri.

dan kita sekeluarga kempinglah di RS sampai hari selasa siang baru pulang. selama di opname itu, Biyu menghabiskan 7 botol infus (NaCl Tridex 29 klo ga salah), ga mau makan makanan RS, hanya mau roti, kue² sama pisang. Selasa siang setelah infus dilepas, mulai deh biyu kemaruk.. maem nya laplep, sampe rumah pun begitu. bahkan jam 10 malam minta mamam lagi,, padahal sore makan, jam 7 malam mamam roti panggang srikaya 2 lembar.. bagosshh..

alhamdulillah sekarang udah sehat biyunya. smoga sehat terus ya nak.. :) amien,,

28
Jun

Lagi-lagi Biyu sakit, kejadiannya senin minggu lalu.

kali ini *semoga sehat terus ya B* , awalnya demam naik turun dari senin pagi. bunda coba home treatment hanya dengan kompres dan kasi parasetamol. siang jam 2 an mulai panas lagi, bunda kasi parcet.. sempet turun, lalu biyu tidur. jam setengah 3 naek lagi,, sampe 39.4 . Biyu juga keliatan menggigil, trauma kejang demam lagi Bunda siap² stesolid. tapi keder juga masukin ke duburnya. akhirnya panggil mama azril tetangga sebelah buat bantuin. panas turun tapi Biyu luemes banget,  kayaknya berat banget buka mata. Ga mau kecolongan bunda bawa ke Hermina Depok. alhamdulillah ketemu dr. Rastra ( rekomended, penjelasannya lengkap dan logis, ga banyak kasi obat, RUM lah,, tapi belakangan baru ngeh dikasi puyer jugak :( . ga pede ya dok ?? : D ) . belum bisa ditegakkan diagnosis, karna ini baru gejala awal katanya, biasanya sih  karna virus Bu. disarankan pantau terus. diresepin proris, insprinol dan puyer *yang katanya penguat dan berisi anti kejang*

sampe rumah yang diminumin ke Biyu cuman proris selang seling sama tempra. demam masih on off, ikutin saran DSA, buka baju, seka air hangat.. pas tengah malam jam 1. Biyu yang lagi tifur tentu sajahh teriak².. ga peduli deh,, yang penting jangan sampe suhu 39 dan kejang demam :D

Selasa pagi, mulai muncul ruam merah di leher, dada dan punggung. tangan dan kaki sedikit. demam masih on off. home treatment yg sama tetap dilakukan. plus mandi berendam air hangat. oia, mpup nya spt bubur pas hari ke 2 ini. untuk memastikan ini sakit apa balik lagi ke Hermina. DSA nya bilang ini virus, bukan campak/roseolla/rubella. tapi teman² nya juga.. mulai lega deh, klo virus hanya banyakin cairan aja, no obat.

Rabu pagi, ruam merah hilang, demam udah mulai turun, mentok 38.5 . parcet mulai ditinggalkan. mpup masih sama

Kamis sumeng², tapi udah normal lah suhunya. mpup masih sama. nafsu makan masih ga napsu.. :D

Jumat – sabtu – minggu : horeee udah sembuh. untuk memadatkan feses bunda kasi pisang dan yougurt aja,, dann alhamdulillah Biyu udah sehat lagi :) :)

sampe sekarang bunda juga ga ngerti, itu penyakit apa. tapi selama itu virus *yang ga berbahaya* bunda sedikit lega. atleast hanya butuh asupan cairan yang banyak. dan menjaga demamnya gmn caranya biar ga sampe kejang demam..

thanks God..

30
Mar

belum tepat sebulan dari sakit yg sebelumnya, jumat minggu lalu biyu sakit lagi. kali ini flu singapore atau HFMD (Hand Foot Mouth Disease). setahun yang lalu biyu juga pernah kena virus ini, dan sekarang berulang lagi.
jumat sore sekitar jam 17.50 bunda temp suhu nya 38.7 der C, langsung kasi alphamol. biyu mulai rewel, dahinya makin panas. sempet ke mama aca tetangga sebelah yang perawat, karna bunda mulai panik kawatir kejang demam lagi. 15 menit kemudian bunda temp lagi 39.2 fer C. sama mama aca disarankan observ terus, berikan parasetamol per 4  jam jika masih demam dan perbanyak minum. tapiiiii ayah ga mau ambil resiko kejang demam lagi. akhirnya kami ke JMC dengan dr. irma. didiagnosis radang tenggorokan (kami pikir karena siang harinya biyu ngemil kripik tempe). diresepkan antibiotik, puyer yg isinya obat demam dan anti kejang diberikan selang seling dengan alphamol nya. bunda ga berikan antibiotiknya. puyer sempet 2kali karena demam nya mencapai 39 der C.

Sabtu pagi, demam mulai turun, muncul bintik2 merah di paha. biyu masih rewel dan ga mau makan. sore nya bunda telp DSA nya, dia bilang bisa aja flu singapore, untuk memastikan dibawa aja kemari. oke bunda bawa, diagnosanya bukan flu singapore, karena klo flu singapore sariawannya kurang parah dari ini, begitu katanya. bunda tanya bintik2 nya karna apa, jawab dokternya karna virus. bunda kejar virus apa, dokternya ga bisa pastikan.. :(
disarankan obat diteruskan, diresepkan sabun phisohex dan bedak salisi.
kenyataanya obat ga bunda kasih sama sekali, tetap mandi dengan sabun phisohex, klo biyu mulai rewel karena gatel nya bunda usapin bedak nya.. manjur..

minggu mulai ceria, beberapa bintik merah mulai kering beberapa mulai tumbuh.

senin, nafsu makan udah agak balik, terbukti pagi2 udah habis 2 roti :D .bintik merah banyak yg sudah kering, sudah mulai main keluar rumah.

bunda juga sempet kirim email ke milis sehat. karena sejak sabtu bunda observ gejalanya kok ga ada yang mirip dengan rubella/roseolla dan teman2nya..
alhamdulillah dapat respon dari smart parent dan dr. anto sbb :

anto
Siang bu nina, Mungkin kalau terima balesannya demamnya sudah hilang kali ya,…
Mar 28 (1 day ago)
antoLoading…
Mar 28 (1 day ago)

anto

to sehat

show details Mar 28 (1 day ago)
from anto <yuliantosk@gmail.com>
reply-to sehat@yahoogroups.com
to sehat@yahoogroups.com
date Sun, Mar 28, 2010 at 8:24 PM
subject RE: [sehat] demam 1 hari lalu bintik merah
mailing list <sehat.yahoogroups.com> Filter messages from this mailing list
mailed-by returns.groups.yahoo.com
signed-by yahoogroups.com
unsubscribe Unsubscribe from this mailing-list
hide details Mar 28 (1 day ago)
Images are not displayed.
Display images belowAlways display images from yuliantosk@gmail.com

Siang bu nina,

Mungkin kalau terima balesannya demamnya sudah hilang kali ya,

Bila anak demam, yang pertama observasi ada tanda kegawatdaruratan atau
tidak.

Bila tidak ada tanda gawat darurat, anak tidak sakit berat maka kita bisa
observasi dahulu.

Anak sakit berat atau tidak ibu bs browsing ke NICE guidelines Fever. Gawat
darurat bisa cek di www.kidshealth.org

Dalam masa observasi 72 jam tersebut, kita selain mengobservasi gejala jg
memberikan nutrisi dan cairan, penurun panas (parasetamol) bila perlu.

Demam saja merupakan penanda infeksi, diperlukan tanda-tanda lainnya untuk
menegakkan diagnosis.

Contoh pada HFMD (hand foot and mouth disease) hari pertama demam, kemudian
muncul sariawan bersama bintik dan bintil merah di telapak tangan dan kaki,
yang mungkin terlihat di hari ke dua atau ke tiga.

Gejala awal hanya demam, tidak enak menelan.

Bila ibu langsung ke dokter di hari pertama maka diagnosis bisa radang
tenggorokan, bila kemudian ke dokter lagi setelah bintik di tangan, kaki,
sariawan muncul baru diagnosis HFMD bisa ditegakkan.

Penyebab HFMD adalah virus, self limiting disease. Jadi diobservasi dan
diberikan asupan cairan dan nutrisi.

Untuk mencegah pengobatan yang tidak perlu maka diperlukan diagnosis, dan
diagnosis diperlukan observasi, dan observasi membutuhkan suatu perjalanan
penyakit yang muncul degnan berjalannya waktu.

Bila tidak ada tanda gawat darurat dan anak tidak sakit berat, dengan
menjaga asupan nutrisi dan cairan maka dapat ditunggu 72 jam observasi.

Semoga biyu sudah sembuh

-anto-

gejalanya sebagai berikut :
- demam 38 der C – 39 der C
- sepertinya pusing juga karena bbrp kali biyu bilang atitttt sambil nepuk2 kepala
- sariawan, ditandai dengan ngeces teruss
- pada hari kedua demam mulai turun, muncul bintik2 merah di tangan dan kaki (termasuk telapak tangan dan kaki), bentuknya seperti jerawat. daerah paling banyak bintik2 nya di lipatan lutut dan paha
- hari ke 3-4 bintik merah mulai kering, nafsu makan meningkat

pelajaran yang dapat diambil kali ini :
1.  harusnya kami orang tua jangan gampang panik klo anak demam, meski punya riwayat kejang demam. dan lebih aktif tanya2 ke DSA :D
demam bukan penyakit, demam adalah gejala awal. observ saja sampai 72 jam, berikan parasetamol per 4 jam, banyakin intake cairan

2. bila tidak ada tanda2 gawat darurat harusnya ga perlu ke dokter. selain menghindari trauma anak pada dokter/RS (ini udah terbukti sama biyu.. begitu masuk RS udah nangis minta pulang ), menghindari virus2 yg ada di RS terkena ke kita, juga kebanyakan dokter suka lebay dengan meresepkan antibiotik, padahal udah jelas penyakitnya disebabkan virus. :( capcay dehhh .

2. penyakit yang disebabkan virus ga butuh obat apapun, apalagi antibiotik. hanya dibutuhkan parasetamol bila perlu, pluss kekebalan tubuh yang didapat dari makan dan minum yang cukup.
antibiotik hanya untuk penyakit yang disebabkan bakteri.

3. banyakin stok sabar, sabar dan sabar.. jangan sampe telat makan agar tetap vit jagain si kecil :)